Muara Teweh, borneodaily.co.id – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menghadirkan Pasar Murah sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Kegiatan yang dilaksanakan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagrin) ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Sabtu (20/12).
Pasar Murah tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
Dalam kegiatan itu, Pemkab Barito Utara menyalurkan total 700 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut dibagi merata, masing-masing 350 paket untuk Kelurahan Melayu dan 350 paket untuk Kelurahan Lanjas. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 kilogram, minuman kemasan sebanyak empat bungkus, serta satu bungkus kopi.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, Dewi Handayani, menjelaskan bahwa Pasar Murah merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.
“Melalui Pasar Murah ini, kami berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kegiatan serupa juga telah kami laksanakan sebelumnya pada 24 November 2025 di Kudusda dengan penyaluran 1.000 paket sembako,” jelasnya.
Ia menambahkan, program tersebut diharapkan mampu menekan potensi lonjakan harga serta mengurangi beban pengeluaran masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan Pasar Murah, pemerintah daerah bersama Forkopimda telah melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional dan gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan.
“Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok bahan pokok di Barito Utara dalam kondisi aman dan mencukupi, bahkan diperkirakan cukup untuk tiga sampai enam bulan ke depan,” ujar Bupati.
Meski demikian, ia mengakui adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas seperti cabai merah, bawang merah, dan bawang putih, yang terus menjadi perhatian pemerintah daerah.
Menurutnya, Pasar Murah tidak hanya bertujuan membantu masyarakat secara langsung, tetapi juga sebagai instrumen pengendalian inflasi dan upaya menjaga stabilitas harga sembilan bahan pokok menjelang Nataru.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan tenang,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Bupati Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, jajaran OPD, serta seluruh pihak yang telah berperan aktif mendukung terselenggaranya Pasar Murah, meskipun kegiatan dilaksanakan pada hari libur.
“Semoga sinergi dan kebersamaan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Barito Utara,” tutupnya.(red)























Users Today : 965
Users Yesterday : 4142
This Month : 28368
This Year : 61448
Total Users : 943459
Views Today : 1486