PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pengajian Muslimah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (19/6/2026) tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Pengajian menghadirkan Ustadz H. Muhammad Alghifary sebagai penceramah dan dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran, ibunda Gubernur Kalimantan Tengah Hj. Hayanah, Ketua Organisasi Wanita Forkopimda, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah, kepala perangkat daerah, tokoh wanita, pengurus organisasi wanita, anggota majelis taklim, aparatur sipil negara (ASN), serta jamaah muslimah.
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Tengah Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran menekankan pentingnya peran muslimah dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.
Menurutnya, keluarga yang kuat merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia.
“Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum yang tepat bagi kita untuk melakukan muhasabah dan meningkatkan kualitas iman, ibadah, serta akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai kaum muslimah, kita memiliki peran yang sangat strategis karena perempuan merupakan pilar utama dalam keluarga,” ujarnya.
Aisyah menambahkan, dari tangan seorang ibu lahir generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia. Karena itu, ia mengajak seluruh muslimah menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat ketahanan keluarga melalui penanaman nilai-nilai agama yang kuat.
“Oleh karena itu, mari kita jadikan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini untuk memperkuat ketahanan keluarga serta membentengi anak-anak dari berbagai pengaruh negatif perkembangan zaman melalui penanaman nilai-nilai agama yang kuat,” katanya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz H. Muhammad Alghifary mengajak seluruh jamaah menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan spiritual.
Ia mengingatkan pentingnya mensyukuri setiap nikmat yang diberikan Allah SWT, menggunakan harta secara bijaksana, memperbanyak sedekah, serta senantiasa berprasangka baik kepada Allah dalam setiap keadaan.
Menurutnya, sikap syukur dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan menjadi salah satu kunci meraih keberkahan dan ketenangan hati.
Melalui kegiatan pengajian tersebut, diharapkan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi penguat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mendorong lahirnya keluarga-keluarga yang harmonis dan berdaya dalam membangun masyarakat Kalimantan Tengah yang religius dan sejahtera. (red)























Users Today : 567
Users Yesterday : 970
This Month : 32095
This Year : 238929
Total Users : 1120940
Views Today : 1368