KUALA KAPUAS, Borneodaily.co.id – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Didi Hartoyo, meninjau langsung kondisi banjir yang kembali merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Kapuas Tengah, khususnya Desa Pujon, sejak Sabtu (12/4/2025).
Banjir tahunan yang terjadi berulang kali ini menjadi sorotan serius, terutama karena telah tiga kali terjadi hanya dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir.
Didi, yang juga merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, mengungkapkan keprihatinannya terhadap warga yang nyaris setiap tahun — bahkan beberapa kali dalam setahun — harus menghadapi bencana serupa.
“Semoga banjir ini segera surut. Tapi kita tidak bisa hanya berharap. Pemerintah harus melakukan penanganan jangka panjang,” ujarnya saat memantau lokasi menggunakan perahu karet, Minggu (13/4/2025).
Politisi dari PDI Perjuangan ini juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada, terutama pada malam hari, dan memperhatikan potensi bahaya dari jaringan listrik yang terendam.
“Masyarakat harus berhati-hati, terutama jika rumah sudah terendam air. Kabel listrik bisa sangat berbahaya,” katanya.
Didi menegaskan bahwa solusi jangka panjang perlu segera diwujudkan. Ia mendorong pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten agar tidak hanya mengandalkan penanganan darurat. Program seperti normalisasi sungai, penghijauan, hingga mitigasi banjir harus menjadi prioritas pembangunan wilayah rawan bencana.
“Kita khawatir banjir akan semakin parah jika tidak ditangani secara serius. Tahun ini saja sudah tiga kali,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Sumber Daya Alam Kehutanan dan Dana Reboisasi (DR) serta royalti tambang agar lebih berpihak pada daerah penghasil seperti Kapuas Tengah. (red)
























Users Today : 962
Users Yesterday : 4142
This Month : 28365
This Year : 61445
Total Users : 943456
Views Today : 1472