BUNTOK, borneodaily.co.id – Guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan para pelaku UMKM dalam memanfaatkan kemajuan teknologi internet sebagai Sarana untuk Promosi, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar Pelatihan marketing pendampingan dan Literasi Keuangan Bagi Usaha Mikro tahun 2023 bertempat di Aula Hitel Afiat Kota Buntok, Minggu (3/12/2023).
Kegiatan Pelatihan marketing pendampingan dan Literasi Keuangan Bagi pelaku UMKM Di Kabupaten Barito Selatan tahun 2023 ini di Buka langsung Penjabat Bupati Barito Selatan yang di Wakili Oleh Asisten II Sekretariat Daerah Barito Selatan Rahmad Nuryadin,Kegiatan ini juga turut dihadiri dari kementerian koperasi dan ukm republik indonesia sebagai pembicara.
Pj Bupati Barsel, Deddy Winarwan, Dalam Sabutannya yang di bacakan Asisten II, Rahmad Nuryadin mengatakan, Menurut laporan We Are Social, pengguna internet di indonesia telah mencapai 213 juta orang per januari 2023. Jumlah ini setara dengan jumlah 77% dari total populasi indonesia yang sebanyak 276,4 juta orang pada awal tahun ini.
“Kondisi ini menunjukkan luar biasa percepatan media digital di Indonesia. Intinya, dunia nyata dan dunia maya semakin tidak ada jarak. Pada saat ini penggunaan gawai atau handphone menjadi sangat penting dalam pemasaran online, baik dilakukan melalui beberapa aplikasi online, maupun kanal media dan e-commerce” Ucapnya.
Rahmad Nuryadin juga mengatakan, pemanfaatan Kemajuan Internet Sebagai Sarana untuk Promosi suatu produk tentu mampu meningkatkan penjualan yang pada awalnya mungkin dianggap biasa atau sekedar iseng saja, sampai pada akhirnya menjadi luar biasa karena banyaknya orderan yang masuk melalui aplikasi di handphone.
” Supaya penggunaan HP ini menjadi efektif dalam meningkatkan penjualan produk UMKM, sebagai sarana untuk menjual barang secara online tentu saja hal ini memerlukan keterampilan dan pengetahuan khusus, agar produk dapat dikenal luas melalui jaringan internet dari hp para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Barito Selatan ” Terang Rahmad
Dengan adanya pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan wawasan kepada pelaku UMKM di Barsel agar naik kelas, melalui pemanfaatan sistem pemasaran secara digital yang merupakan bagian penting dari alat produksi. Terlebih lagi, Kabupaten Barsel dalam hal digitalisasi perbankan juga menduduki peringkat kedua setelah Palangka Raya dalam penggunaan Qris.
“Kegiatan seperti ini sangatlah tepat dilaksanakan di Kabupaten Barsel, yang secara signifikan mengalami kenaikan jumlah UMKM baik secara kuantitatif kualitatif, dengan menghasilkan produk maupun yang semakin variatif. Diantaranya, produk yang berbahan dasar buah Nanas dan ikan bahkan sudah menjadi produk unggulan Kabupaten Barsel, terutama pasca pandemi covid-19,” bebernya.
Sementara itu Kepala Disdagkop dan UKM Kab. Barsel Swita Minarsih, Menjelaskan kegiatan pelatihan yang saat ini diadakan Kementrian Koperasi dan UMKM RI, merupakan salah satu upaya Pemerintah hadir untuk masyarakat terutama para pelaku UMKM yang masih kesulitan dalam memasarkan produknya secara online.
” Saya merasa senang dan mengapresiasi kegiatan pelatihan pendampingan ini, saya berharap pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Barsel khususnya para peserta yang mengikuti pelatihan ini agar mendapatkan pengetahuan dan wawasan serta mampu menerapkan pemasaran produk secara online dengan memanfaatkan sistem transaksi secara digital,” tutupnya.(rul)




















Users Today : 389
Users Yesterday : 2293
This Month : 29457
This Year : 282738
Total Users : 1164749
Views Today : 832