PALANGKA RAYA, Borneodaily.co.id – Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian (DisperkopUKMP) Kota Palangka Raya, Rawang, memberikan apresiasinya dan menyambut baik kegiatan Klinik Bisnis Festival (KBF).
“Iya, tentu kami menyambut baik kegiatan Klinik Bisnis Festival yang dilaksanakan Klinik Bisnis,”ungkapnya, Sabtu (18/12/2021).
Rawang menilai, kegiatan Klinik Bisnis Festival merupakan inovasi yang mendorong berbagai program-program pemberdayaan UMKM untuk dapat terus berkembang.
“Tentunya kegiatan tersebut dapat menjadi wadah untuk mendorong UMKM mampu bangkit dan meningkatkan ekonomi produksi usahanya, sekalipun di tengah pandemi,” tambahnya.
Tidak hanya sampai disitu ucap Rawang, kegiatan Klinik Bisnis Festival itu membawa sisi positif dalam membantu pelaku usaha UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulannya agar bisa masuk dan bersaing dalam pasar global. Terutama dengan memanfaatkan teknologi digital.
Dengan teknologi digital itu sendiri diharapkan dapat memperluas jangkauan penjualan produk UMKM, tidak hanya di Kota Palangka Raya, tetapi diharapkan mampu tembus pasar secara nasional maupun di manca negara.
“Pemerintah Kota Palangka Raya melalui DisperkopUKMP, tentu mendukung Klinik Bisnis Festival ini. Kegiatan tersebut merupakan terobosan dan inovasi yang mendukung UMKM untuk terus mampu bertahan dan berkembang,” imbuh Rawang.
Disadari kata dia, pengembangan UMKM di Kota Palangka Raya selama ini sangat memerlukan dorongan, dan dukungan dari banyak pihak. Terutama terkait pemasaran dan modal usaha.
Sebelumnya CEO Klinik Bisnis, Monica Putri Rasyid menjelaskan, Klinik Bisnis Festival merupakan kegiatan yang mengangkat nilai-nilai sosial masyarakat, budaya, dan ekonomi dalam digitalisasi UMKM di tengah pesatnya perkembangan teknologi pada era industri 4.0.
Kemudian, Klinik Bisnis Festival juga menjadi momentum yang tepat untuk menumbuhkan semangat berwirausaha maupun mengembangkan usaha yang dimiliki, serta mendorong masyarakat untuk lebih berinovasi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi.
Dijelaskan Monica, kegiatan Klinik Bisnis Festival dibagi menjadi tiga fokus utama: Open Expo UMKM, Cultural Show, National Talkshow, dengan tema; “Together in Diversity, We Go, We Get It”, yang berarti ; Bersama Dalam Keberagaman, Kita Pergi, Kita Mendapatkan. (IM/red)























Users Today : 1645
Users Yesterday : 1541
This Month : 1645
This Year : 208479
Total Users : 1090490
Views Today : 2677